Adventurous Journey

Indonesia kaya akan keindahan pantainya. Setiap wilayah dipastikan memiliki garis pantai yang semuanya begitu indah. Ada pantai yang berombak tinggi ada juga yang berdesir merdu. Mulai dari pantai dengan garis daratan-lautan yang panjang hingga tebing curam, semua ada di Indonesia. Turis lokal dan mancanegara singgah dengan leluasa sekalipun harus menempuh hutan rimba, jalan berkelok hingga membelah gunung untuk menikmati keindahan pantai Indonesia.

Ombal-ombak pantai yang tinggi, desiran air laut yang menghantam pinggir pantai, begitu memesonanya negeri ini. Turis mancanegara memanfaatknya dengan berselancar atau surfing dan pengunjung lokal memanfaatkannya dengan berfoto aneka gaya.

Image

Dari kejauhan terlihat beberapa orang bule sedang menyisiri pantai sembari menunggu waktu datangnya ombak yang tinggi. Mereka membawa kantung plastik agak besar tanpa ada yang menyuruh atau meminta. Sepanjang pantai mereka sisiri dan setiap sampah yang ditemukan akan mereka masukan ke dalam kantung plastik yang mereka bawa, sementara itu…

Dari kejauhan tampak muda-mudi pribumi dengan wajah khas orang melayu yang menawan, tangan kiri menenteng sebuah botol air kemasan dan tangan kanannya menenteng sebungkus makanan ringan. Sembari jalan selepas makan dan minum, tanpa ada perintah ataupun kepentingan, botol minuman dan bungkus makanan terjatuh begitu saja dari tangan-tangan mereka di tempat mereka berjalan. Sekalipun tidak ada tempat sampah di sana. Akan tetapi, begitu mudah sampah itu terjatuh dan dibiarkan begitu saja. Padahal, tukang sampah atau cleaning services tidak sedikit pun menampakan dirinya.

Salah seorang empunya warung di pinggir pantai ternyata dekat dengan orang-orang bule yang sering berselancar di pantai tersebut. Tak jarang beliau menyampaikan sebuah fenomena yang menyedihkan di masyarakat Indonesia dimana mereka para bule meremah botol minuman dan bungkus makanan dan memasukannya ke dalam saku mereka bahkan memungut sampah yang mereka temukan di pinggir pantai dan juga memasukannya ke dalam saku mereka, sedangkan para pribumi dengan entengnya menjatuhkan bekas makan dan minum mereka di mana saja mereka berlalu sekalipun ada tempat sampah di samping mereka.

Rumah-rumah penginapan pun menjadi saksi perilaku pribumi dan non pribumi yang pernah singgah. Mereka orang-orang non pribumi khususnya para bule menempati rumah penginapan dalam keadaan bersih dan meninggalkannya juga dalam keadaan bersih. Orang-orang pribumi singgah di suatu rumah penginapan dengan menempatinya dalam keadaan bersih dan meninggalkannya tidak ubahnya seperti tempat pembuangan akhir, sampah dimana-mana bahkan roti wanita pun tidak dimasukan ke dalam plastik atau sejenisnya.

…to be continued

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: