Adventurous Journey

the power of friendship

Manusia tercipta dalam kondisi peduli. Peduli secara fisik dan kejiwaan antar sesama manusia dan dengan makhluk hidup lainnya. Kepeduliaan akan sangat erat kaitannya dengan frekuensi bertemu dan kedekatan yang terjalin baik karena kesamaan kondisi maupun perbedaan yang sevisi. Titik peduli menjadi sebuah zona yang selalu tergerak bila tersentuh.

Setiap individu yang tersentuh zona kepeduliannya, dirinya akan tergerak kemanapun searah dengan kehendak pihak yang menyentuh zona tersebut. Allhu akbar, sebuah rahasia dalam diri mobilitas manusia. Pelan namun pasti setiap individu manusia pasti memilikinya, zona kepedulian yang terukir dalam bingkat perhatian. Merupakan sebuah ungkapan rasa syukur pada Allah, zona tersebut diciptakan dalam bingkai kebaikan.

Lantas, bagaimana untuk dapat menyentuhnya sehingga individu-individu potensial tersebut dapat digerakan?

Rasulullah Saw sampaikan dalam dua tindakan utama yang saling berkaitan, yaitu silaturahmi dan saling memberi hadiah. Dua tindakan ini menjadi kunci penggerak manusia. Dengan silaturahmi seseorang merasa dipedulikan, dengan memberi hadiah seseorang merasa diperhatikan.

Perhatikanlah, ketika ada sahabat atau seseorang pada jaman Rasulullah memberitahu Rasul bahwa benda yang dikenakannya itu bagus maka Rasulullah Saw pasti menghadiahi benda tersebut kepadanya. Perhatikanlah, tidak pernah terlewat satu hari pun pada jaman Rasulullah, Rasul tidak mengunjungi sahabatnya atau sahabatnya satu sama lain tidak saling mengunjungi. Setiap hari adalah silaturahmi, setiap saat saling menghadiahi.

Bagaimana realita saat ini?

Dua tindakan yang Rasulullah contohkan tersebut menjadi alasan kesuksesan orang-orang besar di ibukota. Orang-orang kaya dengan keluasan relasi, keeratan hubungan, dan kekuatan mobilisasi masanya telah membuktikan dahsyatnya salah satu dari sunnah Rasul ini. Orang-orang seperti mereka memanfaatkan betul setiap peluang silaturahim, setiap peluang hadiah-menghadiahi sehingga rekan-rekan sejawat mereka, rekan-rekan bisnis mereka, rekan-rekan pejabat dan orang-orang besar lainnya tersentuh zona kepeduliannya hingga terketuk jiwa perhatian masing-masing dari mereka. Setiap momen hari lahir, perayaan hari besar keagamaan, momen pernikahan, peringatan tanggal berdirinya perusahaan atau instansi, hingga di saat musibah melanda mereka saling bersilaturahim dan hadiah menghadiahi.

Itu semua telah diteladani oleh Rasulullah dan para sahabat serta kekhalifahan Islam.

 

merci pour vetre tramps

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: